14 July 2009

Import Blackberry Produk Lama Dibuka Kembali

RIM membujuk pemerintah untuk membuka kembali kran importnya seiring RIM membangun service centernya. Akhirnya pemerintah luluh juga dan keran import untuk Blackberry jenis produk lama kembali dibuka. Berikut ini berita lengkapnya.

Research in Motion (RIM) nampaknya berhasil meyakinkan pemerintah untuk tidak membekukan seluruh impor BlackBerry. Buktinya, kini keran impor dibuka kembali, meski tidak seluruhnya.

Selasa ini (14/7/2009), RIM kembali mendatangi kantor Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar. Kedatangannya kali ini bersama Dubes Kanada dan Atase Perdagangan bukan tanpa maksud. Tujuannya jelas untuk melobi pemerintah agar keran impor BlackBerry urung dibekukan.

Nampaknya lobi-lobi itu berhasil. Pemerintah akhirnya mengizinkan keran impor dibuka kembali. Namun hanya sebatas produk lama yang sudah kadung keluar sertifikasinya. Sementara untuk tipe BlackBerry baru masih menunggu pembukaan pusat layanan purna jual.

"Kami tak mau dibilang lembek dan tidak konsisten. Sertifikat tetap kita bekukan sampai 21 Agustus, hanya saja sertifikat eksisting tidak jadi dibekukan," kata Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto kepada detikINET, Selasa (14/7/2009).

RIM rencananya akan membuka purna jualnya pada 26 Agustus 2009 mendatang. Namun secara teknis, purna jual produsen BlackBerry itu itu sudah bisa berjalan 21 Agustus.

Seperti dipaparkan kepada pemerintah, RIM mengaku butuh waktu untuk pembangunan. Jadwal yang mereka paparkan ialah Hype Plan (14 Juli), Site Construction, Material Delivery, dan Training (31 Juli), Line Setup (7 Agustus), Trial Run (17 Agustus), Quality Assurance (20 Agustus), dan terakhir Go Live (21 Agustus).

"Ini karena mereka mulai menunjukkan itikad baik. Namun kalau sampai 21 Agustus belum juga rampung. Goodbye saja. Sertifikasi impor akan kami bekukan semua," pungkas Gatot.Sumber: Detikinet


Kok keputusannya tetep terdengar plin plan ya :D

No comments:

Post a Comment

Silahken meninggalkan coretan disini. Terima kasih sebelumnya.

Do you want more? Just klik here Archive or visit darmawanku.com.